Cara Merawat Sofa Berbahan Kulit

Memiliki perabotan yang terbuat dari bahan kulit di rumah tentu merupakan hal yang istimewa. Perabot dirumah yang berbahan kulit seperti sofa, akan sangat menawan seiring bertambahnya waktu karena akan terlihat lebih cantik, elegant, mewah, serta menjadi pusat perhatian. Material berbahan kulit, baik itu yang asli ataupun sintetis haruslah sering dirawat agar tetap indah dipandang.

Berikut adalah beberapa tips agar sofa jepara berbahan kulit yang Anda miliki tetap terawat dan terlihat selalu indah, elegan, dan mewah :

  • Membersihkan Sofa

Untuk menghisap debu dan kotoran yang tidak nampak pada sofa berbahan kulit yang Anda miliki, bersihkanlah menggunakan vacuum cleaner, kemoceng atau lap kain yang kering. Apabila sofa kulit terkena noda, segera bersihkan dengan spons basah yang lembut, kemudian dilap kembali dengan menggunakan lap yang kering secara perlahan dan lembut.

Apabila sofa berbahan kulit yang kita miliki mulai ditumbuhi jamur, maka semprotkanlah bahan pembersih jamur alami yaitu campuran antara air dan cuka. Tetapi ketika membersihkan lakukan dengan pelan dan perlahan agar tidak terlalu terserap kedalam bahan kulit. Pembersihan ini bertujuan agar warna sofa dapat dipastikan keasliannya dari sofa kulit tersebut sehingga saat perbaikan dapat menyesuaikan warna yang sesuai.

  • Menghilangkan Noda Pada Sofa

Segera hilangkan noda baru yang tercecer di sofa kulit Anda agar lebih mudah membersihkannya.  Karena, untuk noda yang sudah melekat terlalu lama akan sulit untuk dibersihkan secara sempurna. Untuk noda yang baru melekat di sofa berbahan kulit Anda, yang dapat kita lakukan adalah menggunakan sedikit pasta gigi. Caranya yaitu basahi lap basah dengan sedikit pasta gigi secara perlahan, kemudian gosokkan pada yang bernoda tersebut. Jika sudah selesai dibersihkan, dicek kembali agar pasta gigi tidak ada yang tertinggal dan menempel di sofa.

  • Perawatan Bahan Kulit

Setelah dibersihkan, furniture sofa dengan bahan kulit sintetis dapat dipoles alami menggunakan perawatan bahan kulit khusus sofa. Fungsinya adalah sebagai pelembab dan semir untuk sofa kulit sintetis. Kandungan bahannya mampu menjaga keindahan serta kualitas sofa tersebut. Perawatan ini dapat dilakukan seminggu dua kali atau lebih. Penggunaan secara rutin  dapat membuat sofa lebih lembut, lembab, dan tidak mudah retak. Sehingga kita akan tetap nyaman ketika duduk di sofa yang telah dipoles.

  • Hindari Meletakkan sofa berbahan kulit di dekat sumber cahaya

Kita tentu menginginkan agar perabot yang kita miliki lebih tahan lama, untuk itu jangan letakkan di bawah sinar matahari langsung agar perabotan berbahan kulit tetap indah dalam jangka waktu yang panjang. Sinar matahari yang menyinari sofa akan membuat warna sofa cepat pudar, serta cepat retak.

Sofa kayu jati dengan pelapis bahan kulit relatif mudah untuk dibersihkan daripada jenis bahan lainnya seperti kain. Meski sofa berbahan kulit mudah untuk dibersihkan, akan tetapi kita membutuhkan ketelatenan untuk membersihkannya. Masalah yang sering muncul dengan memiliki sofa berbahan kulit terkadang munculnya banyak serat – serat akibat gesekan serta pengelupasan dan retak pada bahan kulit ini. Serta, warna yang memudar pada bahan kulit akan mengurangi kecantikan pada sofa berbahan kulit ini.

Untuk material yang asli, pada dasarnya akan memproduksi minyak untuk melapisi serta  melindungi permukaan, karena tanpa lapisan minyak, bahan kulit akan cepat memudar serta  menampakkan tanda retak karena terlalu kering. Sofa berbahan kulit akan kehilangan lapisan minyak alami selama masa pemakaian. Untuk itu gunakan produk perawatan bahan kulit  seperti pelembap untuk menjaga permukaannya.